Penerapan Metode Problem Solving dalam Pembelajaran PAI di SMP
A.
Penerapan Metode Problem Solving dalam
Pembelajaran PAI di SMP
Negeri 1 Juli Kabupaten Bireuen
Sebagaimana
telah diketahui, bahwa PAI merupakan salah satu mata
pelajaran yang diajarkan di SMP Negeri 1 Juli. Dan mata pelajaran PAI merupakan
mata pelajaran wajib di SMP.
Penerapan
metode problem
solving dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Juli tentunya
mempunyai tujuan tersendiri sebagaimana
telah dijelaskan pada bab II penelitian ini, namun tidak semua siswa dapat
selalu mampu menerapkan apa yang diajarkan. Untuk mengetahui tanggapan siswa
mengenai tujuan mempelajari materi PAI adalah untuk dapat diterapkan dalam proses
pembelajaran
yang diberikan selalu dapat dipahami atau tidak, dapat diketahui melalui
wawancara dimana siswa mengatakan bahwa materi PAI yang diajarkan oleh guru untuk dapat
mudah dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari mudah dipahami dan para siswa
tidak mengalami kesulitan dalam mempelajari PAI yang dapat dipakai dalam komunikasi
sehari-hari.
Selanjutnya
tujuan yang diajarkan PAI baik dalam kelas, di luar kelas
adalah untuk dapat diamalkan atau dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari
sehingga para siswa dapat berakhlak baik sesuai dengan akhlak Islam.
Berdasarkan
wawancara dapat dipaparkan juga tentang tanggapan siswa tentang kesesuaian
praktek di lapangan dengan materi PAI yang diajarkan secara umum sesuai
dengan yang dipelajari, sehingga hal ini semakin memberikan kemudahan bagi
siswa untuk mempraktekkan PAI sehari-hari.[1]
Dari
hasil wawancara penulis dengan guru bidang studi PAI Bapak Ibu Khairiah Abbas dan Ibu Zuraida, PAI yang diajarkan kepada siswa SMP
Negeri 1 Juli adalah sesuai dengan tuntutan kurikulum yang berlaku dan selesai
diberikan atau diajarkan kepada siswa setiap semester. Guru hanya menambah atau
merubahnya dengan menimbang supaya siswa dapat memakai dalam berbicara bersama
teman-temannya.[2]
Sebagian
lembaga pendidikan agama, SMP Negeri 1 Juli tentunya melaksanakan proses
pembelajaran PAI.
Untuk mengetahui proses pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Juli dapat di lihat pada pernyataan Kepala SMP
Negeri 1 Juli yang mengatakan bahwa proses pembelajaran PAI baik secara kurikuler, intra
kurikuler dan ekstra kurikuler sangat lancar, baik dari pihak guru maupun dari
kemauan siswa untuk mempelajarinya.[3]
Proses
pembelajaran PAI dinilai baik oleh sebagian siswa karena keaktifan guru dalam
kegiatan pembelajaran dan keaktifan guru dalam menerapkan dalam berkomunikasi
sehari-hari. Disamping tuntutan kurikulum yang sesuai untuk pembelajaran
termasuk di dalamnya bidang PAI sehingga pembelajaran dapat berjalan
dengan baik dan tujuan yang diharapkan dapat tercapai.
Setiap
perbuatan tentunya mempunyai tujuan tersendiri, begitu juga dengan penerapan Pembelajaran
PAI. Diantara
tujuan mempelajari PAI adalah agar bisa mengamalkan
ajaran Islam,
menambah pengalaman, menjalankan kewajiban beribadah dalam kehidupan siswa, terdorong rasa ingin tahu,
menumbuhkan kebiasaan dan bisa mempraktekkan. Itu adalah diantara sekian banyak
tujuan siswa mempelajari PAI.[4]
[2]Hasil
Wawancara dengan Ibu Khairiah Abbas dan Ibu Zuraida Guru PAI SMP Negeri 1 Juli pada tanggal 11 Juli 2011.

Post a Comment for "Penerapan Metode Problem Solving dalam Pembelajaran PAI di SMP"