Evaluasi Metode Kisah
A.
Evaluasi Metode Kisah
Penilaian dapat disebut sebagai proses pengumpulan dan pengolahan
informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar Peserta Didik. Penilaian
merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan
data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara
sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam
pengambilan keputusan. Penilaian dapat dilakukan selama pembelajaran
berlangsung (penilaian proses) dan setelah pembelajaran usai dilaksanakan
(penilaian hasil/produk). “Evaluasi pencapaian belajar siswa adalah salah satu kegiatan yang
merupakan kewajiban bagi setiap guru atau pengajar. Dikatakan kewajiban karena
setiap pengajar pada akhirnya harus dapat memberikan informasi kepada
lembaga-lembaganya atau kepada siswa itu Sendiri”.[1]
Keefektifan metode kisah dapat dilihat dari proses
penerapan yang dilakukan, hasil belajar juga dapat dijadikan tolak ukur
efektifitas metode tersebut. Hal ini dapat diketahui setelah guru mengadakan
evaluasi terhadap siswa baik secara lisan, tulisan maupun tingkah laku yang
dilakukan oleh siswa selama proses pembelajaran di sekolah. Berikut kutipan
hasil wawancara dengan Ibu Suryanti, Guru Raudhatul Athfal Nurul Hilal bahwa:
Metode Kisah sangat efektif diterapkan pada mata
pelajaran Aqidah Akhlak, hal ini terlihat dari hasil pembelajarannya, yaitu para
siswa dapat lebih aktif dalam menanggapi materi yang saya sampaikan dan nilai
ulangan yang semakin meningkat dibandingkan sebelum menggunakan metode Kisah,
hasil yang sangat terlihat adalah dari tingkah laku mereka sehari-hari yang semakin
baik, khususnya di sekolah baik terhadap guru, teman sebaya atau adik kelasnya
serta orang-orang yang ada di sekitarnya.[2]
Evaluasi merupakan ‘pengukuran ketercapaian program
pendidikan, perencanaan suatu program substansi pendidikan termasuk kurikulum
dan pelaksanaannya, pengadaan dan peningkatan kemampuan guru, pengelolaan
pendidikan dan reformasi pendidikan secara keseluruhan”.[3] Penerapan
metode Kisah dalam pembelajaran sangat efektif karena mereka menjadi lebih
mudah memahami dan tidak mudah merasa bosan selama mengikuti pelajaran
tersebut. Jadi ada relevansi antara teori dengan kehidupan nyata melalui
penerapan metode Kisah ini, sehingga lebih mudah mengena dalam hati para
peserta didik.
Evaluasi dan
pengembangan pendidikan sebagaimana tersebut diatas sangat dipentingkan dalam
Islam, hal ini misalnya dapat dipahami dari ayat Alquran surat Al-Baqarah ayat
31-32 sebagai berikut:
وَعَلَّمَ آدَمَ
الأَسْمَاء كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلاَئِكَةِ فَقَالَ أَنبِئُونِي
بِأَسْمَاء هَـؤُلاء إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ, قَالُواْ سُبْحَانَكَ لاَ عِلْمَ لَنَا إِلاَّ مَا عَلَّمْتَنَا
إِنَّكَ أَنتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ)
البقرة: ٣٢- ٣١(
Artinya: Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama
(benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu
berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang
benar orang-orang yang benar!, Mereka menjawab: Maha Suci Engkau, tidak ada
yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami;
sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (Qs.
Al-Baqarah: 31-32).
Evaluasi
pertama ditujukan kepada Malaikat dengan firman Allah: anbiuni bi asmai ha
ulai in kuntum shadiqin, untuk menguji argumentasi yang dikemukakan oleh
malaikat yang meragukan eksistensi Adam sebagai khalifah dengan membanggakan
keutamaan yang dimilikinya yaitu senantiasa bertasbih dengan memuji dan
mensucikan Allah. Ayat ini: Apakah Tuhan hendak menjadikan seseorang yang
sifatnya sedemikian itu sebagai khalifah. Sedangkan kami (para Malaikat) adalah
makhluk-Mu yang ma’shum (terpelihara dari kesalahan). Namun ternyata
pengetahuan tasbih, tahmid dan taqdis yang dimiliki Malaikat tidak dapat
dikembangkan sebagaimana kemampuan Adam, karena mereka tidak dapat menjabarkan
pada keadaan sekitarnya.
[1]M.
Ngalim Purwanto, Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran, Cet
Ke-12, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004), hal. 22.

Post a Comment for "Evaluasi Metode Kisah "