Keberhasilan yang di Capai Sekolah dalam Membangun Hubungan yang Efektif Antara Guru dan Murid
1. Keberhasilan yang di Capai di MTsN Bireuen dalam
Membangun Hubungan yang Efektif Antara Guru dan Murid
Hubungan guru dengan siswa sesungguhnya tidak hanya
terjadi pada saat sedang melaksanakan tugas atau selama berlangsungnya
pemberian pelayanan pendidikan. Meski seorang guru sedang dalam keadaan tidak
menjalankan tugas, atau sudah lama meninggalkan tugas (purna bhakti), hubungan
dengan siswanya (mantan siswa) relatif masih terjaga. Bahkan di kalangan
masyarakat tertentu masih terbangun “sikap patuh pada guru” (dalam bahasa psikologi,
guru hadir sebagai “reference group”). Meski secara formal, tidak lagi
menjalankan tugas-tugas keguruannya, tetapi hubungan batiniah antara
guru dengan siswanya masih relatif kuat, dan sang siswa pun tetap berusaha
menjalankan segala sesuatu yang diajarkan gurunya.
Adapun keberhasilan yang di capai di MTsN Bireuen dalam
membangun hubungan yang efektif antara guru dan murid menurut pengakuan Ibu
Dra. Adnen antara lain:
Pertama, Kedekatan guru dan murid secara lahir, kedekatan
secara lahir dibangun dengan bentuk perhatian yang diperlihatkan kepada anak
didik. Setiap prilaku yang dilakukan guru MTsN Bireuen dengan hati yang tulus karena
setiap tindakan yang berangkat dari hati yang tulus akan menimbulkan energi
positif yang luar biasa. Contoh terkecilnya adalah dengan tersenyum kepada
murid-muridnya. Kedua, Kedekatan guru dan murid secara batin, di samping
membangun kedekatan secara lahir kepada anak didik, guru MTsN Bireuen juga
membangun kedekatan secara batin. Kedekatan ini bisa dilakukan dengan mendoakan
secara khusus kepada anak didiknya agar diberi kemudahan dalam belajar dan
mencapai kesuksesan. Mendoakan hal-hal yang baik kepada seseorang diyakini
dapat meningkatkan hubungan secara batin hubungan orang yang mendoakan dan orang
yang didoakan. Sehingga cara ini sangat perlu dilakukan oleh seorang guru
terhadap murid-muridnya. [1]
Berdasarkan wawancara penulis dengan Ariq
Nafis Siswa Kelas VIII MTsN Bireuen bahwa menurutnya MTsN Bireuen telah berhasil
dalam membangun hubungan dengan baik dengan siswa, hal ini terlihat dari
aktifnya siswa bertanya kepada guru baik dalam prose pembelajaran maupun diluar
proses pembelajaran sehingga guru-murid terlihat memliki hubungan yang
harmonis.[2]
Berdasarkan pendapat diatas, maka penulis berkesimpulan
bahwa sejauh ini sudah banyak yang mengetahui bahwa diantara adab murid
terhadap gurunya adalah mendoakan beliau atas segala jasa-jasanya. Akan tetapi
disamping itu, ternyata guru pun dianjurkan untuk mendoakan muridnya.

Post a Comment for "Keberhasilan yang di Capai Sekolah dalam Membangun Hubungan yang Efektif Antara Guru dan Murid "