Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Daerah di SMP
2. Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Daerah
di SMPN 1 Peudada Kabupaten Bireuen
Banyaknya Bahasa
Daerah yang muncul di Indonesia merupakan salah satu imbas dari banyaknya suku
dan etnis yang terdapat di Indonesia. Sebagian besar suku-suku tersebut
memiliki bahasa sendiri yang digunakan untuk berinteraksi sehari-hari di dalam
kehidupan masyarakat. Apalagi suku-suku besar seperti Jawa, Sunda, Batak,
Minang, Aceh dan sebagainya, pasti
memiliki bahasa sendiri. Bahasa tersebut menjadi identitas, ciri khas, dan
kebanggaan suku mereka.
Akan tetapi, Bahasa
Daerah bukan hanya sekedar simbol atau lambang identitas, ciri khas, dan
kebanggaan saja, melainkan juga sebagai alat pemersatu bagi pemilik bahasa itu.
Misalnya Bahasa Aceh yang merupakan bahasa daerah masyarakat Aceh merupakan
alat pemersatu bagi seluruh orang Aceh, baik yang terdapat di Aceh, maupun
orang Aceh yang terdapat di perantauan. Oleh karena pentingnya keberadaan
Bahasa Daerah itulah, perlu diadakan usaha-usaha untuk merevitalisasi Bahasa
Daerah yang akhir-akhir ini mulai “tersisihkan”. Jangan sampai bahasa daerah
musnah karena ditinggalkan oleh penuturnya, karena musnahnya bahasa daerah
tersebut juga mengindikasikan musnahnya pula satu peradaban manusia di dunia
ini.
Adapun pelaksanaan
pembelajaran Bahasa Daerah diSMP Negeri 1 Peudada dapat dilihat pada tabel
berikut ini:
Tabel 4.1. Apakah pembelajaran
Bahasa Daerah berjalan dengan baik.
|
No
|
Alternatif Jawaban
|
Frekwensi
|
Persentase
|
|
a.
b.
c.
|
Ya
Tidak
Kadang-Kadang
|
5
1
1
|
71,4 %
14,2 %
14,2 %
|
|
Jumlah Total
|
7
|
100 %
|
|
Dari tabel diatas dapat diketahui
bahwa sebagian besar guru Bahasa Daerah SMP Negeri 1 Peudada Kabupaten Bireuen
dapat mengajar pembelajaran Bahasa Daerah dengan baik. Hal ini dapat
terlihat bahwa 71,4 % responden memilih
alternatif jawaban ‘ya’ dan sangat
sedikit responden memilih alternatif jawaban kadang-kadang
atau tidak. Sehingga dapat diketahui bahwa pembelajaran Bahasa
Daerah SMP Negeri 1 Peudada Kabupaten Bireuen berjalan dengan baik.
Tabel 4.2. Dalam pembelajaran Bahasa Daerah, apakah
murid belajar
dengan tekun.
|
No
|
Alternatif Jawaban
|
Frekwensi
|
Persentase
|
|
a.
b.
c.
|
Ya
Tidak
Kadang-Kadang
|
4
2
1
|
57,1 28,4
14,2
|
|
Jumlah Total
|
7
|
100 %
|
|
Berdasarkan tabel diatas dapat
diketahui bahwa 57,1 % murid SMP Negeri 1 Peudada Kabupaten Bireuen belajar
Bahasa Daerah dengan tekun, dan 28,4 % responden memilih alternatif jawaban tidak,
dan hanya 14,2 % responden memberikan jawaban kadang-kadang.
Sehingga dapat diketahui bahwa murid SMP Negeri 1 Peudada Kabupaten Bireuen
dapat belajar dengan tekun pada pembelajaran Bahasa Daerah SMP Negeri 1 Peudada
Kabupaten Bireuen.
Tabel 4.3. Dalam pembelajaran Bahasa Daerah, apakah
bapak/Ibu merasa senang saat mengajar.
|
No
|
Alternatif Jawaban
|
Frekwensi
|
Persentase
|
|
a.
b.
c.
|
Ya
Tidak
Kadang-Kadang
|
3
1
3
|
42,8 14,2
42,8
|
|
Jumlah Total
|
7
|
100 %
|
|

Post a Comment for "Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Daerah di SMP"