Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tanggung Jawab Orang Tua dalam Mendidik Anak diDesa


1.     Tanggung Jawab Orang Tua dalam Mendidik Anak diDesa Pante Baro       


Adapun tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak di Desa Pante Baro Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen adalah sebagai berikut:

a)     Mendidik
Orang tua merupakan pendidik utama bagi anak-anak mereka, karena dari mereka anak mula-mula menerima pendidikan. Dengan demikian bentuk pertama dari pendidikan terdapat dalam kehidupan keluarga. Dilihat dari ajaran Islam, anak adalah amanah Allah, yang wajib dipertanggungjawabkan. Tanggung jawab orang tua terhadap anak tidaklah kecil. Secara umum inti tanggung jawab itu adalah menyelenggarakan pendidikan bagi anak-anak dalam rumah tangga.
Berdasarkan wawancara penulis dengan Bapak Muhammad Yusuf masyarakat Desa Pante Baro Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen, bahwa menurut dia masyarakat Desa Pante Baro Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen sudah berusaha semaksimal mungkin mendidik anak dengan baik, dalam hal ini beliau mengantar anaknya ketempat pendidikan, baik itu pendidikan formal (sekolah) maupun pendidikan nonformal (pengajian)[1].
b)     Menjaga kesehatan jamani dan rohani
Pendidikan yang diperoleh anak sangat menentukan terhadap perkembangan selanjutnya. Maka oleh sebab itu mengingat besarnya peranan keluarga dalam pembinaan jiwa agama anak, untuk itu kedua orang tua sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap pendidikan anak. Orang tua harus dapat menciptakan situasi rumah tangga dengan baik, memperlihatkan sikap dan tindak tanduk yang baik pula kepada anak-anaknya sebagaimana yang dianjurkan dalam agama, disamping orang-orang terdekat dengan lingkungan sehari-hari.
Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan Bapak Zulkifli masyarakat Desa Pante Baro Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen, dan menurut pengakuannya bahwa ia disamping mendidik otak anak atau transfer pengetahuan kepada anak, beliau juga menjaga kesehatan jasmani anak dan rohani anak yaitu dengan memberikan makanan yang baik dan sehat dan memberikan ilmu agama kepada anak sebagai kebutuhan rohani baginya[2].
c)     Memberikan kasih sayang
Anak yang dilahirkan dalam lingkungan rumah tangga yang baik dan ta’at dalam mengenal ajaran agama, maka ia akan berkembang dan tumbuh dengan baik pula. Begitu pula sebaliknya bilamana anak yang dilahirkan itu dalam rumah tangga yang jahat, kemungkinan anak itu akan menjadi jahat pula, dengan kata lain anak itu akan jauh dari ajaran-ajaran keagamaan. Maka untuk membina anak yang shaleh, orang tua harus menjadi contoh teladan dalam setiap kehidupan. Sebagai contoh bagaimana orang tua mengajak anak-anaknya untuk melaksanakan yang baik, dan bagaimana tata cara yang baik dalam pergaulan. Maka untuk itu orang tua harus mampu dan dapat memperlihatkan atau menunjukkan contoh-contoh yang baik kepada anaknya dengan penuh rasa tanggung jawab dan bijaksana.
Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan Ibu Juliati masyarakat Desa Pante Baro Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen bahwa dalam mendidik anak, beliau memberikan kasih sayang dan tutur kata yang santun agar anak merasa nyaman dibawah naungan sang ibunya[3].  Dalam kesempatan yang lain, penulis mewawancarai Bapak Muzakkir Sekretaris Desa Pante Baro Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen dan menurut pengakuannya, bahwa sebagian masyarakatnya besar sudah masyarakat sudah mampu memberikan kasih sayang kepada anaknya dalam mendidik dirumah tangga[4].


[1] Hasil Wancara Penulis dengan Bapak Muhammad Yusuf Masyarakat Desa Pante Baro tanggal 22 Juli 2011.

[2] Hasil Wancara Penulis dengan Bapak Zulkifli Masyarakat Desa Pante Baro Tanggal 22 Juli 2011.

[3] Hasil Wawancara dengan Ibu Juliati, Masyarakat Desa Pante Baro Tanggal 22 Juli 2011.

[4] Hasil Wawancara dengan Bapak Muzakkir Sekretaris Desa Pante BaroTanggal 23 Juli 2011

Post a Comment for "Tanggung Jawab Orang Tua dalam Mendidik Anak diDesa"