Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Upaya-Upaya guru dalam Meningkatkan Prestasi Anak Cacat Mental


1.     Upaya-Upaya guru dalam Meningkatkan Prestasi Anak Cacat Mental di SLB Juli Keude Dua


Berdasarkan hasil observasi penulis di SLB Juli Keude Dua bahwa kondisi mental Siswa SLB Juli Keude Dua baik secara umum maupun keagamaan, perlu adanya proses pembinaan mental secara bertahap. Pembinaan mental Siswa di SLB Juli Keude Dua bukanlah sekedar mengisi otak anak didik dengan ilmu pengetahuan, tetapi tujuannya ialah mendidik dan membina akhlak dengan memperhatikan segi-segi kesehatan, pendidikan fisik dan mental, perasaan dan praktek,serta mempersiapkan anak-anak menjadi anggota masyarakat yang berakhlaq mulia.[1]
Menurut pemaparan dari ibu Suryani, dalam pembinaan mental siswa di SLB Juli Keude Dua aspek yang dibina lebih ditekankan pada tingkah laku anak serta bagaimana mereka bisa mengenal adanya Allah Swt, bagai mana cara shalat, wudhu, puasa.[2]

Menurut Penuturan Ibu Rohani, guru SLB Juli Keude Dua bahwa:
Proses pembinaan mental siswa di SLB Juli Keude Dua, bukanlah suatu proses yang dapat terjadi dengan cepat dan dipaksa, tapi haruslah secara berangsur-angsur wajar, sesuaidengan pertumbuhan dan kemampuan serta kondisi yang sedang dihadapinya.[3]

Berdasarkan keterangan diatas, maka penulis berkesimpulan bahwa pembinaan mental bukanlah suatu proses yang dapat terjadi dengancepat dan dipaksa, tapi haruslah secara berangsur-angsur wajar, sesuaidengan pertumbuhan dan kemampuan serta kondisi yang sedangdihadapinya.   


               [1] Hasil Observasi Penulis di SLB Juli Keude Dua Kabupaten Bireuen Pada Tanggal 21 Januari 2014.

               [2] Hasil Wawancara Penulis dengan Ibu Suryani Guru SLB Juli Keude Dua Kabupaten Bireuen Pada tanggal 21 Januari 2014

               [3] Hasil Wawancara Penulis dengan Ibu Rohani Guru SLB Juli Keude Dua Kabupaten Bireuen Pada tanggal 21 Januari 2014

Post a Comment for " Upaya-Upaya guru dalam Meningkatkan Prestasi Anak Cacat Mental"