Usaha-usaha yang dilakukan Pihak Sekolah dalam Membangun Hubungan yang Efektif Antara Guru dan Murid
1. Usaha-usaha yang dilakukan Pihak
Sekolah dalam Membangun
Hubungan yang Efektif Antara Guru dan
Murid
Dalam proses belajar mengajar pergaulan
ini sangat penting karena adanya pergaulan akan memudahkan terwujudnya hubungan
antara guru dengan siswanya dan proses belajar mengajar pun akan dapat
berlangsung dengan baik, menurut Sajid Ettal, dalam bukunya dasar pendidikan,
mengatakan : Bahwa keakraban adalah ladang yang disimpan untuk tumbuh atau
berkembangnya pendidikan. Barang siapa akan mendidik dia harus bergaul dulu
dengan yang akan di didik itu.
Berdasarkan observasi penulis di MTsN
Bireuen pada hari selasa tanggal 17 November 2013 bahwa pihak MTsN Bireuen
memiliki banyak usaha untuk membangun hubungan yang efektif antara guru dan
murid membangun komunikasi yang humanistic.[1]
Berdasarkan pengakuan Bapak Sabri
A.Gani, S.Pd Kepala MTsN Bireuen bahwa salah satu usaha pihak
sekolah dalam membangun hubungan yang efektif antara guru dan murid adalah
menumbuhkan proses interaksi dan komunikasi yang humanistic. Dalam hubungan ini
diperlukan kesiapan untuk mengubah perilaku perilaku lama yang cenderung otoriter, kaku, merasa benar sendiri,
tertutup, mahal senyum dari guru.
Untuk mengatasi masalah ini perlu
dikembangkan sikap terbuka dan demokratis dari para guru.[2]
Berdasarkan pengakuan Bapak Muhammad
Fadhli, S.Ag bahwa untuk membangun
hubungan yang efektif antara guru dan murid harus ada keaktifan dari
pihak siswa dan guru harus bersifat ramah. Siswa juga harus bersifat
sopan, saling hormat menghormati, guru lebih bersifat manusiawi, rasio guru dan
siswa yang lebih proposional, masin
masing pihak bila perlu mengetahui latar belakang baik guru maupun
siswa. Interaksi dan komunikasi yang humanistic ini dapat terbentuk jika guru
menerapkan prinsisp prinsip humanistic approach dan akan tergolong pada humanistic
teacher.[3]
Berdasarkan penuturan Ibu Dra. Nurhaslinda (Wakabid. Humas) bahwa: Komunikasi yang
selaras antara guru dengan murid dalam proses belajar mengajar memang
memerlukan beberapa persyaratan yang seyogyanya diperhatikan. Persyaratan
tersebut adalah diperlukan dedikasi yang penuh dikalangan guru yang disertai
dengan kesadaran akan fungsinya sebagai pamong bagi anak didiknya atau
siswanya.Tanpa adanya rasa dedikasi yang tinggi dari guru untuk mengabdi pada
kepentingan calon calon pemimpin bangsa
ini mustahil sebuah prestasi gemilang akan dapat dicapai. Dedikasi yang tinggi
memerlukan kekuatan hati yang bening, tujuan yang mulia dan tinggi dari seorang
guru, tanpa harus pamrih dengan kebutuhan duniawi yang terus akan
menggelincirkan hati dalam fitnah zaman yang seperti sekarang ini. [4]
Menciptakan hubungan yang baik antara
sesama staf pengajar dan pimpinan, sehingga mencerminkan pula hubungan yang
baik antara guru dengan siswa. Staf menjadi salah satu sistem yang sangat
penting dalam mendukung proses belajar mengajar di sekolah, sebab bagian inilah
yang menfasilitasi proses pendidikan di sekolah secara langsung mulai dari
fasilitas fisik maupun penyediaan sumber daya manusianya. Fasilitas fisik
yang dimaksud dapat berupa ruangan ruangan kelas untuk belajar siswa maupun
guru beserta kelengkapannya, serta seluruh lingkungan hidup maupun tidak hidup
yang ada di sekolah. Faktor lingkungan spiritual, keamanan, kebersihan
lingkungan, fasilitas belajar, fasilitas di rumah, adat istiadat, ilmu
pengetahuan dan teknologi ternyata menjadi faktor penentu yang tidak dapat
dilepas dari peningkatan prestasi belajar siswa.
[2]
Hasil Wawancara Penulis dengan Bapak Sabri A.Gani, S.Pd Kepala MTsN
Bireuen pada tanggal 24 September 2013.
[4] Hasil Wawancara Penulis dengan Ibu Dra. Nurhaslinda Guru MTsN Bireuen pada
tanggal 26 September 2013.

Post a Comment for "Usaha-usaha yang dilakukan Pihak Sekolah dalam Membangun Hubungan yang Efektif Antara Guru dan Murid"