Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

10 Target Pendidikan Bermutu dalam SDGs

10 Target Pendidikan Bermutu dalam SDGs. SDGs atau Sustainable Development Goals (MDGs) adalah rencana aksi dengan tujuan dan sasaran 2030 yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia.

SDGs memiliki 17 tujuan dan masing-masing tujuan memiliki target sendiri, sehingga total menjadi 169 tujuan. 17 Tujuan Pembangunan: Pengentasan Kemiskinan Mengakhiri kelaparan; Kesehatan dan kesejahteraan yang baik; Kualitas pendidikan; Kesetaraan gender; Akses air bersih dan sanitasi; Kekuatan bersih dan seimbang; Pekerjaan yang baik dan pertumbuhan ekonomi;

Infrastruktur, industri dan organisasi; Mengurangi ketimpangan; Kota dan komunitas yang berkelanjutan; Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab; Manajemen perubahan iklim; Melindungi ekosistem laut; Melindungi ekosistem ekologis; Perdamaian, keadilan dan institusi yang kuat; Dan kemitraan untuk mencapai tujuan.

Ke-17 tujuan tersebut telah disepakati oleh berbagai negara dalam 10 tahun ke depan, 2030. Salah satu tujuan terpenting Zaman Keemasan adalah pendidikan.

Pendidikan berkualitas termasuk dalam Goal No. 4 dalam rumusan SDG. Selain itu, tujuan pendidikan yang berkualitas adalah untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu, inklusif dan berkeadilan serta mendukung program pembelajaran sepanjang hayat.

Menurut Laporan Tahunan UNESCO 2012, Indonesia berada di peringkat 64 dari 120 negara yang terdaftar. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, baik di media cetak, di media maupun di produksi pendidikan.

Satu hal yang perlu diingat adalah adanya perbedaan karakteristik ekonomi, ICU, budaya, dan lain-lain, yang berbeda dalam berbagai aspek, dan merupakan tantangan untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas dan merata di Indonesia.

10 Target Pendidikan Bermutu dalam SDGs


Berikut ini adalah 10 tujuan teratas dalam SDGs.

1. Menyelesaikan pendidikan

Seperti halnya pemerintah Indonesia yang mencanangkan wajib belajar 12 tahun.  Tujuan pendidikan berkualitas 2030 adalah untuk memastikan bahwa semua anak menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah secara gratis.

2. Akses yang terjamin ke perawatan dan pendidikan pra-sekolah

Kurang penting, pendidikan prasekolah adalah salah satu aspek terpenting dari pendidikan berkualitas. Karena pendidikan taman kanak-kanak dan pengasuhan anak usia dini merupakan dasar kesiapan untuk menempuh pendidikan dasar. Jaminan pengasuhan dan pendidikan anak usia dini ini merupakan salah satu kunci tercapainya pendidikan yang berkualitas.

3. Penjaminan pendidikan teknik, vokasi, dan pendidikan tinggi

Di bidang pendidikan teknik dan vokasi hingga perguruan tinggi, ada jaminan pendidikan yang terjangkau dan berkualitas. Ada semacam pendidikan teknik dan kejuruan di Indonesia: keberadaan sekolah menengah kejuruan (SMK) mirip dengan SMA (sekolah menengah) tetapi lebih fokus pada praktik.

4. Meningkatkan tenaga kerja dengan keterampilan terkait

Pendidikan teknik dan kejuruan merupakan target unik dalam SDGs sehubungan dengan keberadaan asuransi kesehatan TVET. Peningkatan jumlah pemuda dan orang dewasa terkait di setiap bidang ditujukan untuk mencapai pekerjaan yang layak dan kewirausahaan.

5. Memastikan akses yang sama di semua tingkat pendidikan

Pemerataan akses pendidikan, termasuk pendidikan kejuruan, tanpa diskriminasi gender. Kesempatan yang sama ini mencakup penyandang disabilitas, penyandang disabilitas, dan anak berisiko.

6. Verifikasi keterampilan membaca dan berhitung

Hal terpenting dalam kehidupan sehari-hari adalah kemampuan membaca dan menulis atau kemampuan membaca dan menulis. Ini pada dasarnya adalah salah satu target pendidikan berkualitas untuk kaum muda pada tahun 2030 dan bagian dari kelompok orang dewasa yang lebih besar. Diharapkan semua remaja dan sebagian orang dewasa sudah memiliki keterampilan dasar tersebut sebagai modal untuk hidup di masyarakat luas.

7. Verifikasi pengetahuan dan keterampilan untuk pembangunan berkelanjutan


Sejumlah poin diangkat di Bappenas terkait tujuan pengetahuan dan keterampilan untuk pembangunan berkelanjutan. Apresiasi terhadap keragaman dunia dan keragaman budaya; Membina budaya damai dan kekerasan; Kesetaraan gender; Hak asasi Manusia; Dan pendidikan dan gaya hidup untuk pembangunan berkelanjutan.

8. Lembaga pendidikan ramah anak, disabilitas, ramah gender, dan aman.

Selain berfokus pada pencapaian dan proses akademik, salah satu faktor terpenting dalam kualitas pendidikan adalah ketersediaan lembaga pendidikan yang sesuai. Fasilitas yang layak adalah ramah anak, ramah disabilitas, dan sesuai gender. Selain itu, memiliki lingkungan yang nyaman dan aman untuk semua (tanpa kekerasan, inklusif dan efektif) serta mendukung pendidikan yang berkualitas adalah salah satu aspeknya.

9. Perluas nomor beasiswa

Secara global, SDGs bertujuan untuk memperluas dan meningkatkan beasiswa di negara-negara kaya dan berkembang. Pendidikan beasiswa secara khusus difokuskan pada negara-negara kurang berkembang, pulau-pulau kecil, dan negara-negara Afrika. Beasiswa meliputi pendidikan tinggi, pelatihan kejuruan, teknologi informasi dan komunikasi, teknik dan teknik ilmiah.

10. Meningkatkan pasokan guru yang berkualitas

Salah satu cara untuk meningkatkan jumlah guru yang berkualitas adalah dengan membuat kerjasama internasional dalam pelatihan guru di negara berkembang. Fokus kerja sama ini adalah pada negara-negara maju kecil dan pulau-pulau kecil. Peningkatan kualitas guru dapat dilakukan dengan berbagai cara: melalui pendampingan, pelatihan, pendidikan formal dan kunjungan lapangan.

10 Target Teratas Pendidikan Berkualitas adalah acuan yang jelas untuk rencana jangka menengah dan panjang (10-15 tahun ke depan). Berbagai program yang dilaksanakan dalam dunia pendidikan menunjukkan pencapaian tujuan pendidikan tersebut.

Kaitan antara pendidikan dan 16 tujuan SDG lainnya adalah untuk menciptakan tenaga kerja yang siap mendukung SDGs pada tahun 2030. Pendidikan yang digariskan dalam Tujuan Pertumbuhan dan Transformasi ini berfokus pada akses pendidikan yang adil bagi para profesional. Mereka dianggap oleh sebagian orang sebagai orang yang tidak bekerja sama sekali.

Adanya beberapa target kualitas pendidikan berkontribusi pada keterlibatan masyarakat dalam kompetisi internasional. Sejumlah poin juga menjadi fokus proses prasekolah, yakni kesiapan memasuki pendidikan formal melalui pola asuh yang tepat.

Aspek lain dari mutu pendidikan adalah aspek ekonomi sasaran, yang meliputi pendidikan dasar dan menengah gratis serta beasiswa pendidikan tinggi.

Sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk memiliki SDGs ini sebagai pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga dan profesional di berbagai bidang.