Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mengajar Anak Membaca Umur 7 Tahun

Cara Mengajar Anak Membaca Umur 7 Tahun. Kemampuan membaca sangat penting. Karena belajar hampir selalu membutuhkan keterampilan membaca. Tetap saja, mengajar anak kecil Membaca Ini bukan tugas yang mudah. Mereka menginginkan cara yang tepat untuk mengajari anak membaca.

Sejak usia dini ia belajar bagaimana mengajar anak-anak untuk membaca. Tak heran, ada beragam produk di pasaran yang mendorong anak-anak untuk membaca. Harapannya tidak ada masalah dengan membaca sedikit di masa depan.

Manfaat Mengajar Anak Membaca Umur 7 Tahun
Beragam cara mengajari anak membaca yang dianggap ampuh di antaranya ajak anak untuk ... Rata-rata anak umumnya bisa membaca pada usia 6 atau 7 tahun

Lebih cepat lebih baik. Nasihat ini dianggap efektif untuk orang yang sedang mencari cara untuk mengajar anak-anak mereka membaca. Berikut beberapa manfaat mengajarkan membaca sejak dini.

1. Baik untuk otak

Membaca adalah proses kompleks yang membutuhkan koordinasi banyak bagian tubuh. Tentu saja, kegiatan membaca dianjurkan Otak Untuk berbuat lebih banyak dan lebih baik.

Jadi membaca adalah aktivitas fisik bagi otak. Jika olahraga diberikan sejak dini, otak tentu akan tumbuh lebih baik. Tidak mengherankan, World Literacy Foundation umumnya terdidik dan terdidik dengan baik.

2. Tingkatkan kamus

Sifat-sifat yang berkembang pada usia dini adalah sifat-sifat yang dipelajari dalam kehidupan. Mengungkapkan kata-kata saat mengajar anak-anak membaca berarti mengajari mereka kata-kata baru.

Semakin banyak Anda membaca, semakin banyak kosakata yang dimiliki anak Anda. Dengan cara ini, si kecil memiliki kemampuan berbicara yang baik. Dengan pengetahuannya yang luas, ia memperoleh kepercayaan diri.

3. Meningkatkan kemampuan bahasa dan komunikasi

Menemukan cara untuk mengajari anak membaca sejak dini dianggap penting karena membantu si kecil memahami. Dengan membaca Anda tahu bahwa beberapa kata adalah sama tetapi memiliki arti yang berbeda. Si kecil Anda tahu bagaimana menggunakan kata-kata ini dalam konteksnya. Keterampilan komunikasi juga meningkat.

Penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Psikologi Perkembangan Praktis Jelaskan hubungan antara membaca dan kemampuan! Bahasa Putra. Orang tua yang biasa membaca bersama anaknya yang berusia 8 bulan akan berpengaruh positif terhadap kemampuan bahasa anak di usia 12 bulan. Ini terutama berlaku untuk anak-anak Perempuan.

Bagaimana Cara Mengajar Anak Membaca Umur 7 Tahun:

Untuk mengajari anak Anda membaca dan menulis, orang tua perlu menemukan cara untuk mengajari mereka membaca sejak usia dini. Beberapa cara ini bisa diterapkan ya Bunda.

1. Baca dengan keras

Baca dengan keras atau Bacalah dengan keras Bagi si kecil, dipercaya bisa menjadi cara mengajarkan anak membaca dengan cara yang menyenangkan. Kegiatan ini bisa dilakukan karena bayi berada di dalam kandungan.

Orang tua harus mengambil hanya satu buku dan membacanya dengan keras. Pidato dan ekspresi penting dalam sesi yang dibacakan. Tujuannya untuk memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan bagi si kecil.

Ketika anak Anda dapat berkomunikasi dengan baik, membaca nyaring harus bersifat interaktif. Salah satunya adalah dengan melibatkannya dalam berbagai ekspresi. Di akhir sesi membaca, anak Anda mungkin didorong untuk membaca ulang materi.

2. Minta anak kecil Anda untuk memilih bukunya sendiri

Terkadang buku yang kita anggap bagus ternyata tidak menyenangkan bagi si kecil. Itu sebabnya kami mengizinkannya untuk memilih bukunya sendiri untuk dibaca. Membaca buku favorit akan menjadi kegiatan yang menyenangkan, sekaligus cara mengajarkan anak membaca dengan baik.

Cindy Gibson, mantan guru dan pemimpin akademik, menunjukkan, Bacalah buku favorit si kecil berulang-ulang. Ibu harus didorong untuk menggunakan jari kelingkingnya dengan menunjuk kata-kata yang sedang dibacakan.

Tidak butuh waktu lama bagi si kecil untuk membaca buku. Kita bisa menyisihkan waktu 15 menit sehari. 15 menit dapat dibagi menjadi 3 sesi, jadi setiap sesi hanya 5 menit.

3. Perkenalkan glosarium dengan cara yang menyenangkan

Kegiatan yang menyenangkan akan membuat anak Anda senang belajar. Salah satu cara paling menyenangkan untuk mengajari anak membaca adalah melalui musik.

Ya, Anda bisa bernyanyi ketika Anda memperkenalkan kosa kata baru. Misalnya, membaca puisi atau puisi dengan bernyanyi di buku.

4. Kembangkan kebiasaan membaca

Membaca adalah kebiasaan. Jika anak dibiasakan membaca sejak dini, kebiasaan ini dapat berlanjut hingga dewasa.

Salah satu cara untuk membangun kebiasaan membaca adalah dengan membaca bersama dari waktu ke waktu. Misalnya, membaca buku sebelum tidur di malam hari.

5. Perkenalkan lingkungan membaca

Cara lain untuk mengajarkan anak membaca adalah dengan mengenalkan mereka pada lingkungan membaca. Misalnya dengan membuat pojok baca di rumah. Ini berisi buku-buku favorit untuk semua anggota keluarga.

Anda juga bisa mengajak si kecil ke perpustakaan. Di kesempatan lain, si kecil mungkin akan diajak ke toko buku. Tempat-tempat ini memungkinkan si kecil melihat dan menelusuri banyak buku.

6. Kembangkan kesadaran fonetik

Ini adalah keterampilan yang tidak bisa dibaca sendiri. Anak-anak perlu diajari dengan jelas bagaimana menghubungkan suara dengan fonetik.

Pakar membaca dan membaca Timothy Shanha merupakan langkah penting dalam mempelajari fonetik. Anak-anak yang sadar suara mengenali suara dalam kata-kata yang diucapkan.

Untuk mengembangkan kesadaran fonologis, Anda bisa mengajak si kecil menyanyikan lirik. Misalnya, lagu “Matahari Terbenam”.

7. Kembangkan kesadaran fonetik


Selanjutnya, Anda perlu memahami Phoenix untuk mengajari si kecil membaca. Anak-anak yang memahami suara tahu bahwa huruf yang mereka lihat berhubungan dengan suara.

Beberapa anak mungkin tidak membutuhkan banyak dukungan suara dengan membaca. Namun, penelitian menunjukkan bahwa kesadaran suara penting untuk anak-anak dan orang-orang dengan kesulitan membaca.

Dengan merekam persepsi suara, Anda dapat menampilkan huruf kecil. Si kecil kemudian diajak untuk mengantarkan surat tersebut.

Pantang mengajari anak membaca

Jika kita melakukan kesalahan, mungkin yang terbaik adalah mengajari anak-anak kita membaca. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diingat ketika membaca.

1. Memaksa si kecil untuk belajar membaca

Orang tua yang ingin membantu anaknya belajar membaca membuat anaknya benci membaca. Hal ini dapat terjadi jika latihan membaca dilakukan dengan cara yang tidak menyenangkan, misalnya dengan berteriak dan berdzikir.

Kemudian paksaan dapat membaca sedikit. Namun, mereka akan menjadi orang yang bisa membaca sendiri. Dia tidak suka membaca.

2. Tidak memberi contoh

Orang tua memberikan contoh yang baik untuk anak-anaknya. Kita perlu memberi contoh yang baik jika ingin mengajari si kecil belajar dan gemar membaca. Jangan hanya membeli buku tanpa membacanya.

3. Tidak menciptakan lingkungan yang nyaman

Saat belajar membaca, si kecil membutuhkan lingkungan yang nyaman. Jangan habiskan waktu mengajar anak membaca Kita tinggalkan televisi. Suara dan gambar televisi berpotensi mengalihkan perhatian anak kecil.

Kekurangan lainnya adalah tidak mudah bagi si kecil untuk membaca. Misalnya, menyimpan buku anak di rak yang tinggi.

4. Jenis bacaan yang kurang akurat

Jika Anda menemukan buku bacaan yang salah, si kecil mungkin mau belajar membaca. Anak kecil membutuhkan buku bergambar dengan kalimat pendek.

Mengekspos si kecil ke barisan buku yang panjang akan membuat mereka lelah dan tidak mau membaca. Jadi, alangkah baiknya jika si kecil seperti ibu saya diberikan bahan bacaan.

5. Ajari anak membaca di waktu yang tidak tepat

Orang tua yang ingin sekali mengajari anaknya membaca terkadang tidak mempedulikan jam. Alhasil, si kecil diajak belajar membaca di waktu yang salah.

Kapan waktu yang salah? Misalnya, ketika anak bungsu Anda sedang sibuk bermain. Ini meningkat ketika anak Anda lelah dan tertidur tetapi dipaksa untuk mendengarkan buku.

Sekarang Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang manfaat dan cara mengajar anak membaca. Semoga menjadi penyemangat bagi ibu untuk mengerti Pertumbuhan dan perkembangan anak.