Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mengajukan KUR Mandiri, BRI, BNI atau 2022

Cara Mengajukan KUR Mandiri, BRI, BNI atau 2022.  Bank yang ditunjuk pemerintah BRI, BNI dan Mandiri menyalurkan Kredit Komersial Masyarakat (KUR).

KUR adalah skema pembiayaan murah untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

UMKM yang tidak dibiayai tetapi layak dapat memperoleh pinjaman modal usaha tanpa persyaratan yang memberatkan.

KUR menjadi prioritas utama pemerintah untuk pemulihan perekonomian nasional pascapandemi COVID-19.

UMKM dapat memanfaatkan KUR untuk membuat usahanya semakin maju dan berkembang.

KUR dinilai menjadi solusi terbaik untuk menambah modal usaha karena pemerintah memberikan subsidi bunga 3%.

Pada tahun 2022, anggaran KUR akan meningkat dari Rp 285 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp 373,17 triliun.

Artinya Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di sektor KUR meningkat 30,9%.

Karena suku bunganya yang rendah yaitu 3%, KUR dinilai sebagai solusi bagi UMKM untuk menambah modal usahanya.

Dengan bunga 3%, UMKM tidak perlu khawatir karena cicilan KUR sangat ringan.

Peserta UMKM dapat mengajukan KUR Mikro sampai dengan Rp 100 juta tanpa jaminan tambahan modal usaha.

Jika ingin mendapatkan tambahan modal usaha, simak cara dan cara pengajuan KUR di 3 bank BUMN di bawah ini.

1. Bank BRI

Bank BRI merupakan bank terbesar yang membayarkan KUR untuk UMKM.

Pada 2022, BRI akan mendapat alokasi anggaran KUR hingga Rp 260 triliun.

SYARAT PENGAJUAN KUR MIKRO BRI

Berikut lima syarat pengajuan KUR Mikro BRI melalui platform kur.bri.co.id:
  • Perorangan (individu)
  • Usaha telah berjalan sekurang-kurangnya enam (enam) bulan
  • Berbisnis di salah satu platform e-commerce (misalnya Shopee, Tokopedia, dll.) dan/atau penyedia layanan ride-hailing (Gojek atau Grab)
  • Saat ini tidak mendapatkan kredit dari bank, kecuali kredit konsumer seperti KPR, KKB dan kartu kredit
  • Persyaratan Administratif: identitas KTP, Kartu Keluarga (KK), Surat Izin Usaha (bisa berupa surat keterangan yang diterbitkan oleh e-commerce atau online car-hailing)
CARA MENGAJUKAN KUR MIKRO DI BANK BRI

Jika tertarik, berikut ini cara mengajukan KUR Mikro di Bank BRI, yang Anda butuhkan hanyalah ponsel:
  • Kunjungi website kur.bri.co.id
  • Pilih "Ajukan Pinjaman"
  • Kemudian, pilih "Sign In" menggunakan alamat email Anda, dan masukkan kata sandi Anda jika Anda sudah memiliki akun. Jika Anda belum memiliki akun, calon klien dapat memilih untuk "Mendaftar"
  • Calon nasabah harap membaca pernyataan yang diberikan oleh BRI dan klik “Setuju”
  • Mengisi formulir aplikasi yang disediakan oleh BRI secara online, seperti informasi calon nasabah, informasi bisnis, upload dokumen, penyampaian informasi, dll.
2. Bank BNI

Bank BNI, bank milik negara, juga menyalurkan kredit dalam bentuk KUR. Total cap KUR BNI tahun 2022 dialokasikan sebesar Rp38 triliun.

CARA PENGAJUAN KUR BNI ONLINE

Sedangkan cara pengajuan KUR BNI online adalah sebagai berikut:
  • Kunjungi website resmi KUR Bank BNI yaitu: eform.bni.co.id
  • Akan muncul pertanyaan “Apakah Anda sudah menjadi nasabah BNI?”. Klik 'Sudah' jika Anda sudah menjadi nasabah BNI, atau 'Belum' jika Anda bukan nasabah BNI.
  • Baca syarat dan ketentuan KUR yang ditampilkan di website
  • Pilih atau centang tanda bahwa Anda setuju dengan Ketentuan Umum.
  • Pilih Lanjutkan.
  • Isi setiap kolom yang menyediakan data pribadi sesuai dengan ID dan data bisnis Anda.
  • Data Anda akan dicatat dan dimasukkan sebagai aplikasi BNI KUR
  • Petugas BNI akan melakukan investigasi terhadap lokasi untuk memastikan kelangsungan usaha
  • Petugas BNI akan datang untuk mewawancarai pelaku usaha.
Jika aplikasi disetujui oleh bank, Anda akan dipanggil ke cabang untuk melakukan kontrak dan proses pembayaran.

3. Bank Mandiri

Sama seperti Bank BRI dan BNI, Mandiri juga memberikan pinjaman modal usaha kepada UMKM dengan skema KUR.

Mandiri mendapat alokasi anggaran KUR hingga Rp 40 triliun dari pemerintah pada 2022.

CARA PENGAJUAN KUR DI BANK MANDIRI

Adapun cara pengajuan KUR di Bank Mandiri sebagai berikut:
  • Calon debitur dapat menanyakan terlebih dahulu persyaratan atau dokumen apa saja yang dibutuhkan, melalui telepon atau media sosial resmi.
  • Setelah permohonan dilengkapi, calon debitur datang ke cabang Bank Mandiri dengan persyaratan administrasi sesuai dengan domisili atau tempat tinggalnya.
  • Silakan pergi ke layanan pelanggan untuk mendapatkan nomor antrian, dan kemudian menunggu staf menelepon.
  • Bank Mandiri akan meminta calon debitur untuk melengkapi formulir pengajuan KUR Bank Mandiri.
  • Pemberi pinjaman Bank Mandiri akan melakukan studi kelayakan lokasi usaha dan melakukan wawancara usaha.
  • Masa tunggu proses persetujuan kredit umumnya 7 hari kerja.
Berikut 5 jenis Kredit Usaha Rakyat (KUR):

Super Mikro KUR

Batas maksimum kredit per debitur adalah Rp 10 juta, jangka waktu kredit modal kerja (KMK) maksimum 3 tahun, dan jangka waktu kredit investasi (KI) maksimum 5 tahun.

Kredit Modal Kerja (KMK) Fasilitas kredit di atas Rp10 juta, sd Rp50 juta per debitur, Kredit Modal Kerja (KMK) dengan jangka waktu maksimal 3 tahun dan Kredit Investasi (KI) dengan jangka waktu maksimal 5 tahun.

Kredit Modal Kerja (KMK)

Plafond kredit di atas Rp50 juta, sd Rp500 juta per debitur, Kredit Modal Kerja (KMK) dengan jangka waktu maksimum 4 tahun dan Kredit Investasi (KI) dengan jangka waktu maksimum 5 tahun.

KUR TKI

Batas maksimum kredit per debitur adalah Rp 25 juta untuk jangka waktu paling lama sama dengan masa kontrak kerja, yang tidak melebihi jangka waktu paling lama 3 (tiga) tahun.

KUR khusus

Plafon Rp 500 juta diberikan kepada kelompok yang dikelola bersama dalam bentuk klaster, mitra usaha yang menggunakan komoditas perkebunan rakyat dan peternakan rakyat serta perikanan rakyat, usaha mikro, kecil dan menengah atau komoditas sektor produksi lainnya dapat dikembangkan menjadi KUR Khusus.

Dalam KUR khusus ini ada istilah KUR khusus, yaitu Kredit Modal Kerja (KMK) sampai dengan 4 tahun dan Kredit Investasi (KI) sampai dengan 5 tahun.

KUR menawarkan banyak keuntungan bagi para debiturnya. Inilah keunggulan yang tidak dimiliki oleh lima produk pembiayaan KUR lainnya.
  1. Proses sederhana dan cepat
  2. Persyaratan kredit ringan
  3. Agunan adalah apa yang dibiayai
  4. Tingkat bunga tahunan adalah 3%. Sekarang subsidi sampai 3%.
  5. Tidak diperlukan agunan tambahan untuk KUR Super Mikro, KUR Mikro, KUR Kecil sampai dengan Rp 100 juta, dan KUR untuk penempatan TKI, sedangkan untuk KUR Kecil > Rp 100 juta, diperlukan tanah dan/atau sesuai dengan ketentuan bank diperlukan bangunan atau kendaraan bermotor.