Contoh Peraturan Bersama Keuchiek tentang Kerjasama Antar Gampong
Badan Usaha Milik Gampong merupakan suatu lembaga perekonomian Gampong yang memiliki peranan sangat vital dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Gampong melalui pemanfaatan sumberdaya, potensi dan pengembangan kegiatan-kegiatan usaha yang produktif dan bernilai ekonomi.

Selain membangun BUMDes yang berbasis di Gampong, Gampong juga dapat membangun kerjasama usaha dengan membangun Badan Usaha Milik Gampong Bersama (BUMDes Bersama).
Dalam menjalin kerjasama antar Gampong, pendirian BUMDes Bersama serta bagaimana hubungannya dengan Badan Kerjasama Antar Gampong (BKAD), Kementerian Gampong telah menerbitkan Pedoman Teknik Pendirian BUMDes Bersama. Panduan ini menjadi pedoman bagi Pemerintah, Pemerintah Gampong serta masyarakat dalam pelembagaan BUMDes Bersama.
Dalam pedoman teknik tersebut, dijelaskan bahwa pendirian BUM Gampong Bersama diawali dengan adanya prakarsa Gampong. Prakarsa Gampong tumbuh dari kesadaran Gampong untuk kolaborasi (kerjasama antar-Gampong) untuk mengelola sumber daya bersama (common pool resources).
Sedangkan dalam pemetaan potensi Gampong dapat dilakukan melalui pemetaan potensi Gampong berdasarkan pengembangan dokumen RPJM Gampong dan melalui sosialisasi musyawarah kerjasama antar Gampong melalui BUMDes Bersama.
Setelah masing-masing Gampong melakukan penggalian gagasan dan pemetaan sumber penghidupan, aset/sumber daya alam, dan layanan dasar, langkah selanjutnya Gampong menyelenggarakan Musyawarah Gampong untuk membahas kerjasama Gampong.
Musyawarah Antar Gampong tentang Kerjasama Antar Gampong
Delegasi Gampong bersepakat menyelenggarakan Musyawarah Antar Gampong. Camat dapat memfasilitasi proses berlangsungnya musyawarah. Agenda Musyawarah Antar Gampong, antara lain membahas:
1. Usulan rencana kerjasama antar Gampong
2. Usulan tata kerja BKAD
4. Rancangan Permakades tentang Kerjasama Antar Gampong, disertai penetapan susunan kepengurusan BKAD. Untuk efektivitas penyusunan Permakades yang efektif, Permakades tentang Kerjasama Antar Gampong dapat disertai Lampiran (sebagai bagian tak terpisahkan dari Permakades):
Tata kerja yang rinci seperti standar prosedur operasional BKAD
Susunan kepengurusan BKAD.
5. Usulan dan penetapan Peraturan Bersama Keuchiek tentang BKAD (opsional)
Permakades tentang BKAD merupakan perintah delegatif dari Permakades tentang Kerjasama Antar-Gampong. Keuchiekmerupakan subjek hukum menurut ketentuan dalam UU Gampong, dan BKAD bertanggungjawab kepada Kepala Gampong, sehingga Permakades tentang BKAD ini dapat disusun sebatas mengatur tata kerja dan susunan kepengurusan yang tidak memposisikan ketua BKAD sebagai subjek hukum tersendiri diluar Kepala Gampong.
BKAD ditetapkan dengan Permakades sebagai produk hukum yang diakui oleh UU Gampong, sehingga BKAD tidak perlu ditetapkan dengan Akte Notaris. BKAD ditetapkan oleh para Kepala Gampong.
BKAD bukanlah institusi yang bersifat eksklusif atau berada diatas institusi Gampong, sehingga BKAD tidak perlu menjadi organisasi berbadan hukum privat seperti Perkumpulan Badan Hukum dan lain sebagainya. Dalam praktek hukum, AD/ART Perkumpulan Badan Hukum hanya mengenal rapat anggota, sedangkan BKAD tunduk dalam Musyawarah Antar-Gampong dan pertanggungjawaban kepada Kepala Gampong. Ketentuan AD/ART badan hukum privat tidak kompatible dengan BKAD yang diatur dalam UU Gampong, sesuai asas hukum Lex Posterior Derogat Legi Priori (peraturan perundang-undangan yang lebih baru, mengesampingkan peraturan perundang-undangan yang lebih lama).
AD/ART BKAD tidak perlu disusun dan ditetapkan melalui Permakades, karena BKAD bukan organisasi yang membawahi Gampong, tapi representasi atas kepentingan Gampong, yang bertanggungjawab kepada para Kepala Gampong.
Contoh Peraturan Bersama Keuchiektentang Kerjasama Antar Gampong. Silahkan donwload disini baik dalam format PDF dan unduh disini untuk format work.
Semoga bermanfaat.

Selain membangun BUMDes yang berbasis di Gampong, Gampong juga dapat membangun kerjasama usaha dengan membangun Badan Usaha Milik Gampong Bersama (BUMDes Bersama).
Dalam menjalin kerjasama antar Gampong, pendirian BUMDes Bersama serta bagaimana hubungannya dengan Badan Kerjasama Antar Gampong (BKAD), Kementerian Gampong telah menerbitkan Pedoman Teknik Pendirian BUMDes Bersama. Panduan ini menjadi pedoman bagi Pemerintah, Pemerintah Gampong serta masyarakat dalam pelembagaan BUMDes Bersama.
Dalam pedoman teknik tersebut, dijelaskan bahwa pendirian BUM Gampong Bersama diawali dengan adanya prakarsa Gampong. Prakarsa Gampong tumbuh dari kesadaran Gampong untuk kolaborasi (kerjasama antar-Gampong) untuk mengelola sumber daya bersama (common pool resources).
Sedangkan dalam pemetaan potensi Gampong dapat dilakukan melalui pemetaan potensi Gampong berdasarkan pengembangan dokumen RPJM Gampong dan melalui sosialisasi musyawarah kerjasama antar Gampong melalui BUMDes Bersama.
Setelah masing-masing Gampong melakukan penggalian gagasan dan pemetaan sumber penghidupan, aset/sumber daya alam, dan layanan dasar, langkah selanjutnya Gampong menyelenggarakan Musyawarah Gampong untuk membahas kerjasama Gampong.
Musyawarah Antar Gampong tentang Kerjasama Antar Gampong
Delegasi Gampong bersepakat menyelenggarakan Musyawarah Antar Gampong. Camat dapat memfasilitasi proses berlangsungnya musyawarah. Agenda Musyawarah Antar Gampong, antara lain membahas:
1. Usulan rencana kerjasama antar Gampong
2. Usulan tata kerja BKAD
- Unit kerja BKAD dapat dibentuk sesuai kebutuhan atau bidang kegiatan antar-Gampong.
- Dalam hal kegiatan kerjasama usaha bersama, maka Musyawarah Antar Gampong dapat membahas pembentukan unit kerja yang bertugas melakukan fasilitasi pendirian BUM Gampong Bersama.
- Unit kerja ini hanya memfasilitasi dan bukan menjadi pihak yang menetapkan BUM Gampong Bersama. Kewenangan penetapan BUM Gampong Bersama tetap dilakukan oleh para Keuchiekdan dinyatakan melalui produk hukum Peraturan Bersama Kepala Gampong (Permakades).
- BKAD bertanggungjawab kepada Keuchieksehingga disarankan agar ketua/koordinator BKAD tidak berasal dari unsur Kepala Gampong. Keuchiekdapat memegang kedudukan sebagai penasihat atau sebutan lain.
4. Rancangan Permakades tentang Kerjasama Antar Gampong, disertai penetapan susunan kepengurusan BKAD. Untuk efektivitas penyusunan Permakades yang efektif, Permakades tentang Kerjasama Antar Gampong dapat disertai Lampiran (sebagai bagian tak terpisahkan dari Permakades):
Tata kerja yang rinci seperti standar prosedur operasional BKAD
Susunan kepengurusan BKAD.
5. Usulan dan penetapan Peraturan Bersama Keuchiek tentang BKAD (opsional)
Permakades tentang BKAD merupakan perintah delegatif dari Permakades tentang Kerjasama Antar-Gampong. Keuchiekmerupakan subjek hukum menurut ketentuan dalam UU Gampong, dan BKAD bertanggungjawab kepada Kepala Gampong, sehingga Permakades tentang BKAD ini dapat disusun sebatas mengatur tata kerja dan susunan kepengurusan yang tidak memposisikan ketua BKAD sebagai subjek hukum tersendiri diluar Kepala Gampong.
BKAD ditetapkan dengan Permakades sebagai produk hukum yang diakui oleh UU Gampong, sehingga BKAD tidak perlu ditetapkan dengan Akte Notaris. BKAD ditetapkan oleh para Kepala Gampong.
BKAD bukanlah institusi yang bersifat eksklusif atau berada diatas institusi Gampong, sehingga BKAD tidak perlu menjadi organisasi berbadan hukum privat seperti Perkumpulan Badan Hukum dan lain sebagainya. Dalam praktek hukum, AD/ART Perkumpulan Badan Hukum hanya mengenal rapat anggota, sedangkan BKAD tunduk dalam Musyawarah Antar-Gampong dan pertanggungjawaban kepada Kepala Gampong. Ketentuan AD/ART badan hukum privat tidak kompatible dengan BKAD yang diatur dalam UU Gampong, sesuai asas hukum Lex Posterior Derogat Legi Priori (peraturan perundang-undangan yang lebih baru, mengesampingkan peraturan perundang-undangan yang lebih lama).
AD/ART BKAD tidak perlu disusun dan ditetapkan melalui Permakades, karena BKAD bukan organisasi yang membawahi Gampong, tapi representasi atas kepentingan Gampong, yang bertanggungjawab kepada para Kepala Gampong.
Contoh Peraturan Bersama Keuchiektentang Kerjasama Antar Gampong. Silahkan donwload disini baik dalam format PDF dan unduh disini untuk format work.
Semoga bermanfaat.
Post a Comment for "Contoh Peraturan Bersama Keuchiek tentang Kerjasama Antar Gampong"