Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fungsi zuhud dalam kehidupan


a.    Fungsi zuhud dalam kehidupan

Setiap orang beriman harus senantiasa meningkatkan kualitas zuhudnya. Itulah yang akan memberinya kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat serta meraih ridha Allah swt. Orang-orang yang bekerja keras mencari nafkah dengan cara yang halal. Ketika berhasil meraih banyak harta kemudian menunaikan kewajiban atas harta tersebut, seperti zakat, infak, dan lainnya. Dengan berlaku seperti itu, dia termasuk orang zuhud. Orang-orang yang beriman yang memiliki isteri lebih dari satu untuk membersihkan dirinya adalah termasuk orang yang zuhud.[1] Orang kafir, karakteristiknya adalah rakus terhadap kehidupan dunia dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Bagi mereka tidak ada istilah halal dan haram. Mereka tidak mengenal perbedaan antara nikah dengan zina, antara hadiah dengan suap, antara bisnis dengan riba, antara makanan halal dengan yang haram. Mereka seperti hewan, bahkan lebih rendah lagi dari padanya. Kepemimpinan dunia saat ini dikuasai oleh orang-orang kafir. Sehingga, kerusakan dunia sangat JAUH dari nilai-nilai kemanusiaan. Pola hidup materialisme mendominasi di hampir semua lapangan kehidupan. Tolak ukur kesuksesan diukur dari sejauh mana berhasil meraup sebanyak-banyaknya materi, tanpa memperhatikan ukuran agama dan moral.[2] Dengan demikian apabila nilai-nilai zuhud telah hilang dalam lubuk hati nurani kaum muslimin maka dia akan sama dengan orang-orang kafir. Hal ini tentu akan menyebabkan kerugian bagi kaum muslimin itu sendiri.
Berdasarkan pembahasan di atas, penulis dapat menyimpulkan bahwa zuhud dalam Agama Islam memiliki bentuk, tingkatan, keutamaan dan fungsinya dalam kehidupan. Hal ini harus ditanamkan kepada setiap pribadi muslim, agar terhindar dari hidup berfoya-foya yang dapat membawa kerusakan dan kerugian umat Islam itu sendiri.


[1] Abdullah Ali, Kunci Ketenangan Jiwa, (Jakarta: Pustaka Zahra, 2004), hal. 214. 
[2] Ibid., hal. 215.

Post a Comment for "Fungsi zuhud dalam kehidupan"