Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pembelajaran Pendidikan Agama


Pembelajaran Pendidikan Agama
Dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama seorang guru haruslah aktif, sehingga interaksi antara guru dengan siswa terjalin dengan baik, sehingga dengan mudah seorang guru memberi pelajaran pada anak didik, dan dengan demikian suasana bisa kondusif, dikarenakan guru aktif dan mampu mengelola siswa yang mencapai 30-35 siswa dalam sitiap ruang.
Menurut ibu Dra. Chalidah Daud,  salah seorang tenaga pengajar Pendidikan Agama di sekolah tersebut, seoarang guru (subjek) haruslah menjalin komunikasi dan keakraban dengan baik terhadap  siswa (objek) karena sangat mempengaruhi daya  minat belajar dan ingin tahu anak terhadap materi yang kita berikan. Kalaulah hubungan tersebut tidak di jaga, siswa akan merasa jenuh terhadap kita (sang guru). Jadi dengan tegas, guru yang berlatar belakang pendidikannya di IAIN Ar-Raniry itu menegaskan bahwasannya kita seorang guru haruslah ulet dan bijaksana dalam mengelola anak didik, karena yang kita didik ini manusia, dimana manusia mempunyai beragam watak dan sifat, yang harus mampu kita (guru) menguasainya. Hal ini kusus beliau terapkan kusus pada mata pelajaran yang beliau pegang yakni Pendidikan Agama, dan beliau berharap hal ini tidak cuman berlaku di pelajarn beliau saja, akan tetapi semua guru mau menerapkan sistem yang demikian pada pelajaran-pelajaran lain. Karna cara ini dipandang sangat efektif dalam upaya pendekan yang di lakukan guru terhadap anak didik, dalam rangka menarik minat peserta didik untuk giat belajar[1]. 




[1] Hasil Wawancara dengan  ibu Dra. chalidah daud (Guru Pendidikan Agama kelas III) Tangal 13 april 2009


Post a Comment for "Pembelajaran Pendidikan Agama"