Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Membaca 2 Ayat Terakhir Al Baqarah 285-286 Tiap Malam, Rezeki Lancar 7 Keturunan Tak Habis


Membaca 2 Ayat Terakhir Al Baqarah 285-286 Tiap Malam, Rezeki Lancar 7 Keturunan Tak Habis
                                       Membaca 2 Ayat Terakhir Al Baqarah 285-286 Tiap Malam, Rezeki Lancar 7 Keturunan Tak Habis
Sebagai umat Islam yang bertaqwa kepada Allah SWT, sudah sepatutnya kita untuk mengikuti segala perintahNya.

Termasuk membaca Alquran walaupun cuma satu ayat setiap hari. Hal ini bukan saja sebagai pengingat diri serta rasa kecintaan kita kepada sang pemilik hidup.

Namun juga karena dalam ayat- ayat tersebut terdapat keutamaan yang sangat besar bagi sang pembaca. Lebih- lebih jika mengamalkan yang telah dibacanya dalam kehidupan.

Salah satu faedah yang bisa diambil dari membaca ayat dalam Alquran adalah membuka pintu rezeki.

Jika ingin membuka pintu rezeki yang tiada pernah ada habisnya, maka dapat mengamalkan atau membaca secara rutin 2 ayat yang ada dalam Alquran. Ayat apakah itu? Simak penjelasan KabarLumajang. com yabg dikutip dari ntb. kemenag. go. id.

Disebutkan bahwa terdapat 2 ayat pada Alquran surat Al- Baqarah yang apabila dibaca tiap malam, maka bagi orang yang membacanya akan diberi kecukupan sampai 7 turunan.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, yaitu:

“ Siapa yg membaca 2 ayat terakhir surat( AL) baqarah pada malam hari, tentu dia akan tercukupi.”( HR. Bukhari& juga muslim)

Dalam nuzhatul muttaqin syarah riyadhush shalihin, syaikh dokter mustofa said Al- khin, syaikh dokter mustofa Al bugho, syaikh muhyidin mistu, syaikh ali asy syirbaji& pula syaikh muhammad amin luthfi menjelaskankan arti tercukupi dalam hadits ini merupakan tercukupi semua keperluan dunia dan pula akhiratnya& terhindarkan dari semua kejahatan.

Hadits ini pula yang dicantumkan sang ibnu katsir ketika menarangkan keutamaan 2 ayat terakhir Al Baqarah ini dalam tafsirnya.

2 ayat terakhir dalam surat Al Baqarah tersebut tidak lain adalah firman- Nya yang berbunyi:

اٰمَنَالرَّسُوْلُبِمَآاُنْزِلَاِلَيْهِمِنْرَّبِّهٖوَالْمُؤْمِنُوْنَۗكُلٌّاٰمَنَبِاللّٰهِوَمَلٰۤىِٕكَتِهٖوَكُتُبِهٖوَرُسُلِهٖۗلَانُفَرِّقُبَيْنَاَحَدٍمِّنْرُّسُلِهٖۗوَقَالُوْاسَمِعْنَاوَاَطَعْنَاغُفْرَانَكَرَبَّنَاوَاِلَيْكَالْمَصِيْرُ-٢٨٥

Latin:

āmanar- rasụlu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal- mu`minụn, kullunāmana billāhi wa malā`ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu baina aḥadim mir rusulih, wa qālụ saminā wa aṭanā gufrānaka rabbanā wa ilaikal- maṣīr

Artinya:

" Rasul( Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya( Al- Quran) dari Tuhannya, demikian pula orang- orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat- malaikat- Nya, kitab- kitab- Nya dan rasul- rasul- Nya.( Mereka berkata),“ Kami tidak membeda- bedakan seorang pun dari rasul- rasul- Nya." Dan mereka berkata,“ Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada- Mu tempat( kami) kembali".

لَايُكَلِّفُاللّٰهُنَفْسًااِلَّاوُسْعَهَاۗلَهَامَاكَسَبَتْوَعَلَيْهَامَااكْتَسَبَتْۗرَبَّنَالَاتُؤَاخِذْنَآاِنْنَّسِيْنَآاَوْاَخْطَأْنَاۚرَبَّنَاوَلَاتَحْمِلْعَلَيْنَآاِصْرًاكَمَاحَمَلْتَهٗعَلَىالَّذِيْنَمِنْقَبْلِنَاۚرَبَّنَاوَلَاتُحَمِّلْنَامَالَاطَاقَةَلَنَابِهٖۚوَاعْفُعَنَّاۗوَاغْفِرْلَنَاۗوَارْحَمْنَاۗاَنْتَمَوْلٰىنَافَانْصُرْنَاعَلَىالْقَوْمِالْكٰفِرِيْنَࣖ-٢٨٦

Latin:

lā yukallifullāhu nafsan illā wusahā, lahā mā kasabat wa alaihā maktasabat, rabbanā lā tu`ākhiżnā in nasīnā au akhṭa`nā, rabbanā wa lā taḥmil alainā iṣrang kamāḥamaltahụ alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lāṭāqata lanā bih, wafu annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā alal- qaumil- kāfirīn

Artinya:

" Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat( pahala) dari( kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat( siksa) dari( kejahatan) yang diperbuatnya.( Mereka berdoa),“ Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang- orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak mampu kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang- orang kafir".

Nah, itulah 2 ayat pada pada Alquran yang apabila dibaca tiap malam sampai orang yang membacanya hendak diberi kecukupan 7 turunan.***

Artikel ini telah tayang di kabarlumajang.pikiran-rakyat.com dengan judul “Membaca 2 Ayat Terakhir Al Baqarah 285-286 Tiap Malam, Rezeki Lancar 7 Keturunan Tak Habis