Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Lembaga Tuha Peut Ujung Tombak Masyarakat dalam Pemanfaatan Anggaran Gampong


Lembaga Tuha Peut sebagai organisasi pemerintah menjadi ujung tombak pemanfaatan anggaran Gampong. Sehingga dalam penyusunan APBG peran Lembaga Tuha Peut harus berdampak pada kesejahteraan rakyat.

Politik anggaran dalam pemerintah Gampong ini yang perlu dicermati oleh Lembaga Tuha Peut. Sehingga pemanfaatan anggaran Gampong bisa sesuai dengan dampak kesejahteraan masyarakat.

Karena, lanjut dia, salah satu peran penting Lembaga Tuha Peut adalah saat melakukan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Gampong. Sehingga Lembaga Tuha Peut bisa menentukan program strategis yang bisa menyejahterakan masyarakat sesuai dengan filosofi anggaran. “Lembaga Tuha Peut menjadi sebuah organisasi pemerintah yang mengawasi program Gampong,” tegasnya.

Dalam konteks penyusunan APBG, peran Lembaga Tuha Peut diantarnya membahas Rancangan Qanun Gampong (Ranqanun) APBG Perubahan bersama Keuchiek dalam rangka memperoleh persetujuan bersama (pembahasan menitikberatkan pada kesesuaian RAPBG dengan RKPG).

Tugas Lembaga Tuha Peut dalam pengelolaan Dana Desa adalah Menyetujui dan menetapkan APBG dan APBG Perubahan bersama Keuchiek. Serta mengawasi proses penyusunan dan implementasi APBG. “APBG ini sebagai instrumen kesejahteraan rakyat.

Jika peran Lembaga Tuha Peut di setiap Gampong berjalan dengan baik maka pekerjaan pemerintah Gampong lebih mudah. “Lembaga Tuha Peut adalah lembaga yang menjadi parameter Keuchiek dalam menentukan program.